Imperialisme, Kolonialisme, dan Feodalisme: Jerat Sejarah yang Menggiring Dunia ke Krisis Sosial
IMPERIALISME telah Konkret Menjadi institusi dengan liberalisasinya yang BERNAMA Institusionalisasi
Institusionalisasi ini adalah kerangkeng Raksasa Dengan sistem sosialnya BERNAMA Post Delivered Order
Dia adalah cengkeraman yang Runcing Tajam dan Mengerikan
POST MODERNISME BERADA PADA POSISI ESENSINYA YANG STAGNAN
Hal yang sedemikian berakibat Kepada terj-JEDA Nya Transhistorisitas Manusia didalam Men-Dunia
Dunia Sosial Telah GAGAL didalam Proses menjadi dan cenderung BERADA PADA POSISI kesia siaan dan tidak menjadi Apapun
Kepanikan Sosial ini menimbulkan Semacam Aufklarung yang Konyol
Misalnya kelimpahan Produksi dijadikan instrumen Pengelabuhan yang manipulatif
Distribusi mengalami kulminasi dan berakibat Kepada Kebusukan dan kelapukan terhadap produk yang tidak terkosumsi dengan Normal
Baca Juga : Syair Marhaenis : Republik Indonesia adalah Republik ILUSI
Ketika data menjadi sarana utama didalam proses Sosial maka seluruh anak-anak manusia hanyalah Sebuah Kompilasi maka Kemanusiaan sudah kehilangan nilai nilai fundamentalnya
Dan Manusia adalah Mekanik belaka
IRONIS
Rasio Historis memperingatkan Bahwa Kebingungan SOSIAL ini akan berakibat kepada Terjadinya REVOLOSI SOSIAL yang tak terbayangkan.
Inilah akibat dari Imperialisme
IMPERIALIS Telah menjadi Presiden, Mentri, Gubernur, Bupati, dan Walikota
Sedangkan yang diakibatkan oleh kolonialisme adalah budaya yang telah menjadi pola pikir
Kolonialisme Telah menjadi kolonialis kolonialis yang konkret
Mereka adalah koruptor
YANG diakibatkan oleh Feodalisme adalah suatu kondisi phycho SOCIAL yang membentuk pola-pola perilaku
Mereka adalah orang-orang yang menjalankan tugas dan fungsi sebagai tokoh yang bergaya Adigang
Adigung
Adiguno
Inilah yang menjadi embrio NEPOTISME
Baca Juga : Negosiasi Trump dan Prabowo Adalah Bentuk Proyek Neo-Kolonialisme oleh Kaum Imperialis.
Sedangkan Liberalisme melahirkan liberalis-liberalis yang KOLO TIF
Oleh : Joko Sukmono
Badan Pendidikan dan Pelatian
Gerakan Pemuda dan Pelatihan
(NASMAR)










