Ada sesuatu yang berbeda ketika sejarah tidak lagi kita temukan hanya di halaman buku. gmnimalang.org– Malang, Sejarah tidak selalu hadir dalam bentuk buku, ruang kelas, atau catatan yang tersimpan ...
GMNI lahir dari tradisi nasionalisme-Marhaenis, bukan dari organisasi mahasiswa yang dibentuk oleh PKI. Sejarah bangsa harus ditempatkan pada fakta, konteks, dan sumber yang dapat diuji. Ketika sebuah...
MBG jangan diukur dari seberapa besar anggaran yang terserap, tetapi dari seberapa besar manfaat yang benar-benar sampai kepada anak-anak Indonesia. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hadir dengan sat...
Ketahuilah, cinta itu seharusnya menghidupkan, bukan mematikan. Kepada kamu, perempuanku yang matanya masih berbinar menatap masa depan: Dengarlah, hari ini hatiku hancur berkeping-keping lagi. Kita k...
Tragedi Bunuh Diri Siswa di NTT: Alarm Keras bagi Sistem Perlindungan Anak dan Pendidikan Kasus bunuh diri seorang siswa di Nusa Tenggara Timur bukan hanya tragedi bagi keluarganya, tetapi juga menjad...
Ketika Kemiskinan Merenggut Hak Dasar Anak untuk Belajar Tragedi memilukan yang menimpa YBS, seorang siswa kelas IV SD di Kabupaten Ngada. NTT, yang mengakhiri hidupnya karena tidak mampu membeli buku...
“Mahasiswa Bukan Sapi Perah: Kritik atas Feodalisme Akademik dan Matinya Nalar Kritis di Kampus” Mengapa jadwal secara formal (Kalender Akademik) setiap tahun harus di tetapkan, bila dosen dapat s...
Imperialisme, Kolonialisme, dan Feodalisme: Jerat Sejarah yang Menggiring Dunia ke Krisis Sosial IMPERIALISME telah Konkret Menjadi institusi dengan liberalisasinya yang BERNAMA Institusionalisasi Ins...
Syair Marhaenis: Membongkar Republik Indonesia sebagai Republik Ilusi dan Kritik atas Demokrasi Rakyat Didalam Demokrasi liberal Tidak ada yang mempersoalkan dan mempertanyakan siapa dirimu darimana a...
“Menjadi Manusia Methodologis: Syair Marhaenis tentang Peradaban Baru” Menjadi manusia Methodologis adalah panggilan Sejarah Siapa saja.dipastikan Mengalami kesenjaan hidup Kekuasaan Hanya sekali ...














