Home / Politik / Konsekuensi Sebuah Republik | Joko Sukmono

Konsekuensi Sebuah Republik | Joko Sukmono

Republik Indonesia ini didirikan berdasarkan PIAGAM yang Bernama PANCASILA
Kemudian diterjemahkan menjadi Landasan STRUKTURAL NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA BERNAMA UUD th 1945.

Secara umum KONSEKUENSI SEBUAH REPUBLIK adalah :

Tidak berdasarkan kepada Garis Keturunan
Tidak berdasarkan kepada Kekuasaan yang berpusat kepada Figur tertentu.
Tidak diperintah oleh Gerombolan tertentu.
Tidak berdasarkan kepada Pemerintahan hasil Kudeta.
Tidak Berdasarkan kepada Sistem Demokrasi yang dipaksakan (direkayasa)

NAMUN
Berdasarkan Kepada kemauan Publik ( RAKYAT)

Berdasarkan KEPADA HUKUM DASAR berupa PIAGAM Pendirian dan Hukum yang ditetapkan oleh Publik melalui bentuk bentuk perwakilan yang tersepakati.

Berdasarkan KEPADA HUKUM RASIONAL PERUBAHAN yang dapat diterjemahkan sbb :
Ketika waktu Telah mengharu biru kehidupan Berbangsa dan bernegara maka Publik memiliki Hak konstitusional untuk menyatakan Pendapatnya dan pemerintah sesegera mungkin melaksanakan keinginan Publik, misalnya Publik menyatakan penyelenggara negara dianggap tidak becus dan Usang.

Baca Juga : Monolog | Esai Filsafat | Joko Sukmono

Penyelenggaraan Pemerintahan dinyatakan KORUP.

Maka untuk menghindari KONFRONTASI langsung antara PUBLIK Dengan Pemerintah jalan keluarnya adalah Referendum.

Setiap LEMBAGA Sosial apakah itu Negara’, Ormas, LEMBAGA KEAGAMAAN, maupun Komunitas kecil pasti memiliki Konsekuensinya masing masing

KONSEKUENSI SEBUAH LEMBAGA Sosial itu adalah bersandarkan Kepada PIAGAM yang membidaninya

Contoh :
Republik Indonesia ini didirikan berdasarkan PIAGAM yang Bernama PANCASILA
Kemudian diterjemahkan menjadi Landasan STRUKTURAL NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA BERNAMA UUD th 1945.

Konskeusi Sebuah BANGSA yang memilih Bentuk NEGARA Republik itu Apa Saja ???

KONSEKUENSI adalah sebuah Sikap mental yang Logis dan Realistis terhadap sebuah Keberadaan Ontologis yang dipercayai

Republik sudah menjadi Pandangan yang dianggap benar baik dan cocok untuk BANGSA Indonesia.
Kemudian Dari Pada itu MERDEKA yang mengaku sebagai REPUBLIKEN wajib menerima segala KONSEKUENSI dari sebuah Negara Bangsa yang berbentuk REPUBLIK ini.

Saat ini Pemerintah Republik Indonesia sedang menghadapi tuntutan PUBLIK yang diantaranya adalah persoalan LEGITIMASI.

Dan persoalan ini jikalau tidak ada jalan Keluarnya maka dapat dipastikan Situasi Politik semakin Panas dan tidak menutup kemungkinan Bisa Membakar Indonesia

Baca Juga : Selamat Datang, Generasi Baru Indonesia! | Joko Sukmono

SEBUAH Renungan Filosofis tentang NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA.

RASIO HISTORIS memandang REJIM Reformasi bertanggung jawab PENUH terhadap seluruh Peristiwa yang membawa Bangsa Indonesia Kedalam Kehancuran.

RASIO HISTORIS Melihat Bahwa REJIM Reformasi memaksakan sebuah sistem kenegaraan, pemerintahan dan Demokrasi yang NGAWUR, Sehingga mengakibatkan terjadinya berbagai situasi sosial politik, Sosial ekonomi dan sosial Budaya yang Berantakan.

RASIO HISTORIS memberitahukan kepada seluruh anak-anak Bangsa Indonesia Bahwa indonesi Telah BERADA PADA POSISI PARADOX.

RASIO HISTORIS dengan Instrumennya yang BERNAMA HUKUM RASIONAL SEJARAH menyatakan bahwa Kesalahan terbesar terletak kepada REJIM Reformasi dikarenakan Dengan Kancingnya Merobek Robek PIAGAM Pendirian BANGSA dan Mengganti Dasar Hukum Republik yakni PANCASILA dan UUD th 1945.
Tanpa melibatkan PUBLIK sebagai Pemilik SAH Republik Indonesia ini.
Dan petir menyambar disiang hari dan BAJA SEJARAH telah menyiapkan GODAM Sejarahnya Untuk menghancurkan Para Pelaku Pelaku Reformasi tanpa TEDENG ALING ALING.

MERDEKA…..!!!


Oleh : Joko Sukmono

Badan Pendidikan dan Pelatihan

Gerakan Pemuda Nasionalis Marhaenis

( NASMAR )

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *