Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Malang (DPC GMNI MALANG) resmi dilantik (14/09/24) kemarin, di Pendopo Agung Kabupaten Malang dengan bertemakan “Internalisasi Gerakan: Membangun Kesadaran Kolektif dan Meneguhkan Nilai-nilai Marhaenisme” dan ditutup dengan sesi dialog kebangsaan
Acara Pelantikan ini dihadiri Langsung oleh Ketua PA GMNI Malang, DPD GMNI Jatim, Bakesbangpol Kota Malang, KPU Kota Malang, Bawaslu Kota Malang dan Bawaslu Kabupaten Malang, DPRD Kota Malang, Perwakilan KNPI Kota Malang dan Organisasi Cipayung serta Seluruh Kader dan Anggota GMNI Malang.
Baca Juga :Peran Mahasiswa dan Masyarakat dalam Mengawal Demokrasi dan Menolak Revisi UU Pilkada
Kegiatan pelantikan ini diisi dengan sesi dialog kebangsaan menjelang Pemilihan Kepala Daerah serentak pada Oktober mendatang dengan menghadirkan narasumber dari KPU, Bawaslu, Akademisi dan Pemuda. Harapannya dengan sesi dialog ini dapat menjadi pengaruh terhadap kalangan pemuda khususnya Kader-kader GMNI Malang
Dalam sambutan Ketua DPC GMNI Malang terlantik, Albert Waatwahan menyampaikan bahwa GMNI kedepannya harus mampu menerapkan nilai-nilai Marhaenisme dalam kehidupan sehari-hari bukan saja berbabasis teori tapi prakteknya harus dirasakan betul oleh masyarakat.
Baca Juga :Aksi Solidaritas: GMNI Malang Galang Dana Bantu Korban Erupsi Gunung Ile Lewotobi Flores Timur NTT
“Kader GMNI harus memiliki integritas, intelektualitas, dan kesadaran sosial yang tinggi. Melalui kaderisasi yang konsisten dan berkelanjutan, kita harus melahirkan kader – kader yang siap menjadi agen perubahan di berbagai sektor” ujarnya.
Selain itu, perkembangan isu nasional seperti reformasi hukum, ekonomi, dan kebijakan sosial harus terus kita pantau. GMNI Malang akan mengambil langkah-langkah konkret dalam menyuarakan kepentingan rakyat dan menjadi bagian dari solusi.**








